Kamis, 05 Juli 2012
Indonesia Akan Bangun Konsulat di Ramallah
BANDUNG - Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan, Indonesia tengah mengkaji pendirian konsulat di Kota Ramallah, Palestina. Rencana pendirian konsulat dinilai sebagai bentuk dukungan nyata Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.
"Tujuannya sebagai bentuk pengakuan tentang keberadaan Palestina," kata Marzuki, usai membuka Konferensi kemerdekaan untuk Palestina di Hotel Savoy Homann Bandung, kemarin.
Kata dia, fungsi konsulat untuk lebih mendekatkan Indonesia dengan Palestina. Konsulat juga menampung informasi-informasi aktual terkait Palestina untuk diteruskan kepada Pemerintah RI. Sehingga, untuk mendapatkan informasi tentang Palestina, tidak perlu lagi proses panjang melalui Kedubes Indonesia di Jordania.
Meski begitu, rencana pendirian Kantor Konsulat di Ramalah masih perlu pemikiran matang. "Sebab Ramalah kan masuk ke Israel, jangan sampai pendirian konsulat malah mengakui keberadaan Israel," ujarnya.
Selain pendirian konsulat, Indonesia juga menyiapkan berbagai pelatihan aplikasi bagi warga Palestina. Misalnya pelatihan keuangan, perbankan, manajemen kepada pengusaha Palestina. Lalu pemberian beasiswa tentang Ipteks bagi pelajar Palestina. Ini untuk mengisi kemerdekaan di Palestina.
Bahkan, Indonesia juga akan memberikan bantuan untuk pendirian rumah sakit (RS) Gaza, Palestina senilai Rp20 miliar. Tujuan pendirian RS untuk menambah fasilitas publik di Gaja yang hanjur akibat perang.
"Di Gaza saya melihat fasilitasnya habis. Ini bukan hanya menyangkut kemerdekaan Palestina, ini soal kemanusiaan," katanya.(AUL)
Tags :
INTERNASIONAL





0 komentar
Posting Komentar