Jumat, 15 Juni 2012

Beberapa alasan mengapa Masjid al-Aqsa harus dipelihara














Beberapa alasan mengapa Masjid al-Aqsa harus dipelihara adalah karena masjid tersebut merupakan salah satu aspek penting seorang mukmin, diantaranya adalah:

* Masjidl Aqsa adalah kiblat pertama umat Islam. Sampai enam belas atau tujuh belas bulan sesudah hijrah ke Madinah, Rasulullah saw dan para sahabat masih berkiblat ke Masjidil Aqsa ketika melakukan sholat. Baru kemudian sesudah itu turun wahyu yang memerintahkan Rasulullah dan umatnya untuk mengalihkan kiblat ke Ka’bah. Dari Al-Barra’ bin Azib ra, ia berkata, “Kami sholat bersama Nabi saw menghadap ke Baitul Maqdis selama enam belas atau tujuh belas bulan, kemudian beliau mengalihkan arah ke kiblat (di Mekkah).” (HR Bukhari dan Muslim)

* Masjidil Aqsa adalah titik tolak Mi’raj.

* Tautan erat antara Masjidil Aqsa dan Masjidil Haram juga tampak dalam riwayat Abu Dzar ra, ketika ia berkata, ”Aku bertanya kepada Rasulullah mengenai masjid yang pertama kali dibangun di muka bumi. Maka Rasulullah saw menjawab, ’Masjidil Haram.’ Aku pun bertanya, ’Lalu sesudah itu?’ Beliau menjawab, ’Masjidil Aqsa.’ Aku bertanya lagi, ’Berapa jarak waktu antara keduanya?’ Beliau menjawab, ’Empat puluh tahun.’ Kemudian beliau berkata,’Dimanapun engkau mendapati waktu sholat, lakukanlah sholat. Dan segenap penjuru bumi adalah masjid bagimu.” (HR Bukhari dan Muslim)

* Tempat dimana ratusan Rasul Allah (swt) dimakamkan

* Tempat di mana banyak Sahabat dikuburkan

* Sebuah tempat di mana mukjizat isra dan mi’raj diperlihatkan oleh Allah

* Disebut secara langsung dan tidak langsung, 70 kali dalam Al-Qur’an

* Tempat dimana malaikat telah turun menyampaikan pesan dari Allah

* Satu-satunya tempat di bumi di mana semua Nabi Allah shalat berjamaah diimami oleh Nabi Muhammad saw

* Satu-satunya Masjid yang disebutkan namanya dalam Al-Qur’an terpisah dari Ka’bah

Orang-orang Yahudi menyebutnya Temple Mount atau Gunung Moriah, yaitu tempat yang disebut Batu Penjuru, yang kudus dari yang paling kudus, dimana mereka percaya bahwa di situlah TUHAN membentuk Adam dari debu tanah. Bagi orang-orang Yahudi, Temple Mount juga dipercaya sebagai situs dimana Bait Suci pertama dibangun oleh Raja Salomo. Bait Suci ini hancur dan Bait Suci Kedua dibangun kembali sekitar tahun 500 SM, sebelum kemudian dihancurkan oleh tentara Romawi. Saat ini, orang-orang Yahudi menantikan pembangunan kembali Bait Suci ketiga yang menurut mereka akan dibangun pada saat Mesias datang.
Oleh karena itu pembatasan diterapkan untuk seluruh kompleks. Di lain pihak orang-orang Kristen menganggap tempat itu sebagai prasyarat untuk Armageddon dan Kedatangan Kedua (Yesus), kedua-duanyanya secara aktif mendorong pembangunan kembali Bait Allah di Bait al-Aqsa.

Referensi:
Empat puluh hadis tentang Masjid al-Aqsa – Ismail Adam Patel

0 komentar

Posting Komentar